Tips Cara Menanam Sawi, Cocok untuk Pemula

Sawi merupakan salah satu sayur yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Jenisnya yang beragam dan dapat diolah menjadi aneka macam masakan membuat sayur ini menjadi makan sehari-hari yang lezat. Salah satu makanan yang menggunakan sawi sebagai pelengkap adalah semangkuk mie ayam.
Tak hanya soal rasa, sawi juga memiliki kandungan serat dan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Jika kamu seorang penggemar mie ayam yang ingin menambah porsi sawi saat menikmatinya, kamu bisa menanamnya sendiri. Bagaimana caranya? kamu bisa menanam sawi di rumah dengan mengikuti tips cara menanam sawi berikut ini.
Cara Memilih Bibit Sawi yang Berkualitas

Sebelum mulai menanam sawi, langkah awal yang harus dilakukan yaitu memilih bibit sawi. Bibit sawi yang berkualitas akan lebih mudah beradaptasi sehingga diharapkan proses pertumbuhannya juga maksimal. Adapun ciri-ciri bibit sawi yang berkualitas diantaranya yaitu:
- Memiliki bentuk yang bulat dan ukurannya kecil
- Kulit bibit sawi berwarna coklat agak kehitaman
- Permukaan bibit sawi cenderung lebih licin dan mengkilap
- Pastikan untuk membeli bibit sawi dari distributor yang terpercaya
- Bibit sawi yang bagus umumnya dikemas dalam alumunium foil yang masih utuh
Cara Penyemaian Bibit

Setelah memperoleh bibit yang tepat, langkah berikutnya adalah menyemai bibit dengan baik agar kondisinya bagus saat dipindahkan. Berikut cara penyemaian bibit yang bisa kamu praktikkan dengan mudah di rumah.
- Bibit sawi yang berkualitas harus direndam setidaknya selama 24 jam.
- Sementara menunggu proses perendaman, olah lahan terlebih dahulu dengan mencampur tanah dengan pupuk kandang.
- Saat bibit sawi telah berkecambah keesokan harinya, pindahkan ke dalam tanah.
- Pastikan tanah dalam kondisi lembab untuk memastikan kecambah tidak kering.
- Lakukan penyiraman sedikit demi sedikit untuk memastikan tanah lembab.
- Setelah daun sawi tumbuh sebanyak tiga helai, berikan pupuk daun dengan dosis yang tepat agar daun tumbuh lebat.
- Setelah 1-2 Minggu pemeliharaan, tanaman sawi siap dipindahkan ke dalam liang tanam atau polybag dengan jarak yang tepat untuk menghindari tanaman tumbuh kerdil.
Teknik Penanaman dan Pemupukan Sawi
Adapun teknik penanaman dan pemupukan tanaman sawi adalah sebagai berikut:
- Bibit sawi yang telah disemai selanjutnya dapat dipindahkan secara hati-hati untuk ditanam dan jangan sampai ada bagian yang rusak
- Pastikan telah menggunakan media tanam yang kaya nutrisi seperti humus atau sub soil, bila perlu berikan pupuk organik
- Pilihan pupuk lainnya yaitu pupuk dasar yang mengandung NPK seperti NPK Gold DGW 16-10-18
- Buat lubang pada wadah polybag dengan menggunakan jari sesuai dengan jumlah benih, biasanya sekitar 3 benih
- Lakukan penyiraman rutin untuk memastikan tanaman tidak mengalami kekeringan
- Saat usia tanaman sawi 15 HST, berikan pupuk NPK Compaction DGW 15-15-15+TE untuk mendukung proses fotosintesisnya
- Saat berumur 30 HST, berikan pupuk NPK Booster 12-6-22-3+TE agar tanaman sawi tahan dari serangan hama dan penyakit
- Aplikasikan pula pupuk booster untuk memaksimalkan tampilan daun sawi agar lebih maksimal saat dipanen
Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Sawi
Meski telah dilakukan upaya pencegahan, serangan hama dan penyakit pada tanaman sawi mungkin saja terjadi. Beberapa yang populer diantaranya yaitu ulat Plutella, hama penggorok daun, ulat tanah, ulat grayak, dan penyakit akar gada. Berikut upaya pengendalian yang harus segera dilakukan:
- Bersihkan lahan dari gulma yang menjadi tempat persembunyian hama
- Sanitasi lahan dengan mengumpulkan ulat dan membakarnya
- Melakukan pergiliran tanaman sawi dengan tanaman bukan inang
- Menggunakan pestisida yang tepat atau memanfaatkan agen hayati
- Khusus untuk penyakit akar gada, lakukan pengapuran untuk menaikkan pH agar tidak asam
Tips cara menanam sawi di atas bisa mulai kamu praktikkan mulai hari ini agar bisa segera menikmati seporsi mie ayam dengan jumlah sawi sesuai keinginan. Baca juga informasi menarik seputar pertanian, seperti Cara Menanam Kangkung di Pot : Sebuah Solusi Hemat Lahan untuk Menanam Sayur Segar di website Gokomodo sekarang!








