Traktor Sawah: Alat Pertanian yang Melintasi Berbagai Zaman dan Peradaban

Praktek pertanian memang sudah ada sejak zaman nenek moyang dahulu. Dari waktu ke waktu, praktek pertanian juga turut mengikuti perkembangan zaman. Salah satu perkembangan yang bisa dirasakan yaitu alat dan mesin pertanian yang semakin modern. Kini, banyak sekali modernisasi alat pertanian, misalnya saja traktor sawah.
Traktor sawah yang digunakan sekarang sudah melewati banyak perkembangan teknologi. Dulunya traktor dijalankan tanpa mesin, sekarang sudah bisa digunakan dengan mesin dan memudahkan kerja petani. Nah, karena keberadaan traktor sawah memang sangat penting, artikel ini akan membahas tentang traktor sawah secara ringkas dan lengkap.
Asal Usul Traktor Sawah
Karena Indonesia banyak sekali sawah, tentu hampir semua penduduknya familiar dengan traktor. Secara bahasa, traktor berasal dari Bahasa Latin trahere atau dalam Bahasa Indonesia berarti “menarik”. Perlahan kata traktor diartikan sebagai sebuah kendaraan atau mesin yang digunakan untuk menarik gerobak atau bajak. Istilah ini mulai lazim digunakan pada tahun 1859 atau 1896.
Traktor pertama kali digunakan pada abad ke-19 dalam bentuk mesin uap yang bisa dilepas-pasang pada roda atau tempat lain. Alat ini bisa menggerakkan alat maupun mesin pertainian melalui sabuk fleksibel. Alat ini didesain oleh Richard Trevithick dan dinamai mesin uap semi-portable dan didesain untuk pertanian dengan sebutan barn engine pada tahun 1812. Awalnya kemunculan traktor untuk pertanian digunakan sebagai mesin pengupas jagung.
Di Indonesia, traktor digunakan sebagai kendaraan pertanian yang menyediakan daya dan traksi tinggi. Fungsi utamanya untuk melakukan tugas pertanian, utamanya pengolahan tanah sebelum proses tanam dimulai. Tanpa traktor, petani akan kesulitan untuk mengolah tanah secara efektif dan efisien.
Komponen Traktor Sawah
Traktor sawah sebagai satu alat dan mesin pertanian tentu memiliki komponen yang bisa membantu meringankan pekerjaan petani. Secara umum, berikut ini komponen atau bagian yang biasanya ada pada traktor sawah:
- Mesin sebagai komponen utama, tanpa mesin traktor akan kesulitan dioperasikan. Biasanya mesin memerlukan bahan bakar berupa bensin atau solar.
- Pegangan (handle) digunakan untuk mengendalikan traktor.
- Penggerak roda yang berfungsi memindahkan tenaga dari mesin ke tanah.
- Ccangkul/Tiller merupakan bagian traktor yang bersentuhan langsung dengan tanah dan terbuat dari logam tajam.
- Tranmisi untuk mengatur kecepatan dan arah gerakan traktor.
- Sistem pelumasan yang menjaga mesin pada traktor tetap dalam kondisi baik saat digunakan.
- Rangka/frame berfungsi sebagai penopang utama komponen lainnya. Rangka terbuat dari logam yang kuat agar mampu menahan beban yang berat.
Jenis Traktor Sawah
Ada berbagai macam bentuk lahan persawahan di Indonesia. Setiap lahan tentu memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam mengolahnya. Nah, untuk itu juga diperlukan jenis traktor sawah yang berbeda untuk kondisi lahan yang berbeda pula. Apa saja sih jenis traktor sawah?
Traktor tangan (hand tractor/cultivator)
Bentuknya mirip dengan traktor, namun secara harfiah ini belum bisa dikatakan traktor. Bingung, ya? Traktor tangan merupakan mesin pengolah tanah yang dioperasikan dengan berjalan kaki. Biasanya traktor tangan digunakan untuk lahan sawah yang kecil atau terasering. Ada dua jenis traktor tangan yaitu traktor tangan roda dua atau dikenal dengan singkal dan traktor tangan rotary. Sebagai orang Indonesia tentu familiar dengan singkal, dong. Traktor tangan rotary memanfaatkan pisau yang berputar untuk mencacah dan mengaduk tanah. Akan lebih baik traktor tangan rotary dilakukan untuk pengolahan lahan kedua kalinya.
Traktor mini roda empat (Mini 4WD tractor)
Sudah jelas traktor ini bentuknya lebih kecil dibandingkan dengan traktor pada umumnya dan memiliki roda empat. Desain traktor mini roda empat memang untuk lahan sawah yang lebih luas dan tidak bisa diolah menggunakan traktor tangan. Jenis roda yang biasanya digunakan pada traktor ini diantaranya roda besi/rodoa sangkar dan roda karet ganda. Roda besi/roda sangkar dirancang untuk menancap di tanah berlumpur dan mencegah selip, sedangkan roda karet ganda terdiri dari dua roda karet disetiap sisi traktor untuk meningkatkan traksi sert amengurangi tekanan pada tanah.
Traktor roda empat standar (standard 4WD tractor) dengan modifikasi.
Traktor roda empat seringkali digunakan di Indonesia, terutama pada lahan kering. Tentu saja traktor ini dimodifikasi sehingga bisa bekerja di lahan persawahan. Modifikasi traktor roda empat berupa pemasangan roda sangkar, pemasangan half-track/full-track, penambahan pemberat, dan pengaturan ground clearance.
Banyaknya traktor sawah yang digunakan para petani menunjukkan betapa pentingnya ketersediaan traktor sawah untuk memproduksi tanaman pangan, seperti beras. Penggunaan traktor sawah yang tepat, pengolahan tanah sebelum panen akan lebih maksimal. Jenis traktor sawah yang biasa digunakan petani bisa kamu baca di artikel Jadi Primadona, Ini Merek Traktor Sawah Terbaik dan artikel lainnya hanya di blog Gokomodo, ya! Traktornya juga bisa dibeli di GokoMart terdekat, lho!