Tips / Tutorial

Yuk Cari Tahu Pupuk Jeruk dan Cara Pemberiannya yang Tepat!

Diterbitkan 2 Sep 2025, 15:59
Pupuk Jeruk

Kebutuhan penggunaan pupuk sangat diperlukan untuk pertanian khususnya pertanian dalam sektor komoditas buah. Pada tanaman buah yang masa panennya hanya beberapa kali dalam satu tahun sesuai musimnya, seperti tanaman buah jeruk. Buah jeruk sangat diminati oleh masyarakat kebanyakan, karena rasanya yang manis segar dan berair inilah buah jeruk menjadi buah primadona. Namun, siapa sangka jika pemilihan pupuk untuk buah jeruk kurang tepat berakibat sangat fatal. Sebelum mengetahui rekomendasi dan cara pakai pupuk yang tepat, alangkah baiknya simak artikel Cara Mudah Menanam dan Merawat Jeruk Manis.

Sumber: Ryan bakert

Pentingnya Pemberian Pupuk Jeruk

Tanaman buah jeruk termasuk dalam jenis buah musiman yang panennya hanya bisa dilakukan dalam musim tertentu. Buah jeruk termasuk dalam buah favorit masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal di iklim tropis seperti Indonesia karena buah ini memiliki kandungan air yang banyak, rasanya cenderung manis, dan segar sehingga seringkali menjadi alternatif penghilang dahaga. Untuk menghasilkan jeruk yang berkualitas, maka  dibutuhkan perawatan yang tepat, termasuk dalam pemilihan pupuk yang digunakan. Jika tanaman jeruk tidak mendapatkan penanganan pemupukan yang sesuai dengan kondisi tanaman. Kemungkinan terjadi masalah pada buah yang dihasilkan. Masalah yang muncul seringkali buah yang dihasilkan dapat berukuran lebih kecil dari ukuran normal. Rasa yang dihasilkan cenderung masam, kandungan air didalam buah sedikit. Lalu tidak berhenti masalah pada buahnya saja, namun juga berpengaruh pada produktivitas tanaman yang berkurang karena terserang hama penyakit.

Cara Pemupukan yang Tepat untuk Tanaman Buah Jeruk

Proses pemupukan tanaman jeruk dibagi dalam beberapa fase mulai dari persiapan media tanam, fase establishment, fase transisi pertumbuhan generatif, dan yang terakhir adalah fase produktif. Penasaran dengan penjelasan lebih lanjut disetiap fase dan produk yang digunakan pada setiap fasenya? Yuk simak dengan seksama.

Tahap 1 : Persiapan Media Tanam

Tanaman jeruk memerlukan media tanam yang gembur dengan drainase baik, selain itu harus memiliki pH tanah yang optimal kisaran 6,0-7,0 untuk pertumbuhan generatif yang maksimal. Pada tahap pertama, pupuk yang direkomendasikan untuk meningkatkan pH tanah senilai 6,0-7,0 adalah pupuk Dolomit. Pupuk dolomit dapat diaplikasikan sebanyak 1kg pada masing-masing lubang tanam, campur pupuk dengan media tanah, lalu cukup diaplikasikan 2-3 minggu sebelum tanam. Pupuk dolomit menetralkan tingkat asam pada tanah, menyediakan kalsium untuk dinding sel buah, menyuplai magnesium untuk pembentukan klorofil dan kualitas rasa, mendukung ketersediaan unsur hara dan fosfor, dan memperbaiki unsur tanah.

Tahap 2: Fase Establishment 1-5 Bulan

Pada fase establishment terjadi pembentukan sistem dan penguatan akar pada tanaman jeruk. Untuk menunjang pertumbuhan sistem dan menciptakan akar yang kuat bagi tanaman, produk pupuk yang sesuai diaplikasikan pada fase ini adalah pupuk NPK 12-12-17. Pupuk NPK 12-12-17 memiliki kandungan unsur hara yang lengkap seperti Nitrogen (12%), Fosfor (12%), dan Kalium (17%). Masing-masing kandungan unsur hara memiliki manfaat yang berbeda, nitrogen berperan dalam pertumbuhan vegetatif seperti merangsang pertumbuhan tunas, daun muda, meningkatkan produksi klorofil, dan  mempercepat pembentukan cabang. Unsur fosfor berperan dalam pembentukan akar yang kuat, membantu pembentukan protein, dan mempersiapkan fase produktif tanaman. Kalium memiliki peran untuk memperbesar ukuran buah, meningkatkan rasa buah, memperkuat tanaman terhadap stress lingkungan, dan mengatur keseimbangan air dalam tanaman. Penggunaannya cukup 50-70gr per pohon dengan metode tugal, dan pemupukan dilakukan setiap bulan pada fase ini.

Tahap 3: Fase Transisi menuju Generatif 9-12 Bulan (NPK 13-6-27)

Pada tahap ini dimulai proses pembungaan pada tanaman. Pupuk yang sesuai untuk digunakan pada proses pembungaan adalah Pupuk NPK 13-6-27. Nitrogen yang dikandung hanya 13% yang berfungsi untuk mempertahankan pertumbuhan vegetatif, mendukung pertumbuhan daun, dan menyediakan energi untuk pembungaan. Fosfor yang rendah (6%) berfungsi untuk merangsang pertumbuhan generatif yaitu untuk mendukung pembentukan bunga yang baik, dan membantu pembentukan sel reproduksi. Kalium yang tinggi (27%) membantu dalam merangsang pembungaan, meningkatkan kualitas buah, mendukung peredaran karbohidrat ke organ generatif. 

Pemeliharaan Setelah Proses Pemupukan

Setelah memasuki usia lebih dari 12 bulan setelah tanam, dianjurkan untuk memberikan pupuk rutin setiap bulannya dengan pupuk NPK 13-6-27. Penggunaan pupuk NPK 13-6-27 bertujuan untuk menjaga produksi buah, mempertahankan kualitas buah yang konsisten, dan mencegah alternate bearing. Pupuk NPK 13-6-27 dapat membantu tanaman menghasilkan buah yang berkualitas premium dengan ciri buah lebih besar, rasa yang dihasilkan lebih manis, daging buahnya tebal dengan kandungan air yang banyak, kulit buah halus, dan berwarna menarik. 

Setelah mengetahui berbagai rekomendasi jenis pupuk yang sesuai dengan kondisi tanaman jeruk anda, pastikan menggunakan pupuk dengan bijak sesuai dengan dosis yang dianjurkan agar mendapat hasil yang maksimal. Ingin membeli perlengkapan pertanian termasuk pupuk yang lengkap? Kunjungi GokoMart terdekat dari rumah anda, harga dijamin terjangkau dan banyak promo lainnya.

whatsapp
twitter
facebook
linkedin