Diterbitkan 27 Oct 2023

Cegah Gulma Sebelum Tumbuh Menggunakam Herbisida Pra Tumbuh

Agri Edu
herbisida pra tumbuh

Penanggulangan gulma sering ditemui ketika gulma sudah mulai menginvasi bahkan menginvasi secara masif. Gulma yang sudah tumbuh tetap akan menyebabkan kompetisi unsur hara dengan tanaman pokok. Adakah cara lain menanggulangi gulma tanpa harus menunggu gulma untuk tumbuh terlebih dahulu? Tentu ada.

Dari sekian banyak metode dan jenis bahan kimia, ada satu jenis herbisida yang mampu menanggulangi jenis gulma tertentu sebelum gulma tersebut tumbuh. Jenis herbisida ini disebut herbisida pra tumbuh. Pada artikel ini, Gokomodo memberikan gambaran seputar herbisida pra tumbuh yang masih jarang diketahui.

Herbisida Pra Tumbuh

Penggunaan herbisida tentunya bertujuan untuk menghilangkan gulma yang tumbuh di sektiar lahan pertanian. Herbisida diaplikasikan sesuai dengan jenisnya, salah satunya yaitu herbisida praa tumbuh. Herbisida pra tumbuh merupakan herbisida yang diaplikasikan sebelum gulma tumbuh. Dengan kata lain, pestisida pra tumbuh bekerja dengan cara mencegah penyebaran gulma. Perlu diketahui bahwa pemberian pestisida pra tumbuh dalam keadaan gulma baru akan mulai tumbuh tidak akan mematikan gulma tersebut.

Cara Kerja Herbisida Pra Tumbuh

Sumber: Law N Doctor

Herbisida pra tumbuh biasanya mengandung bahan kimia aktif seperti prodiamin, dithiopyr, dan isoxaben yang berguna untuk mencegah tumbuhnya gulma eceng gondok, rumput liar jenis crabgrass, dan thistle. Cara kerja spesifik herbi pra tumbuh yaitu dengan mencegah pertumbuhan akar, menghambat pembelahan sel gulma, dan memastikan tidak ada nutrisi yang mengalir pada bagian tubuh gulma. 

Pemberian herbisida jenis ini tidak efektif ketika diaplikasikan saat gulma sudah memasuki fase vegetatif yang tumbuh dari akar yang sudah ada di dalam tanah dan persemaian rumput. Meskipun menyerang sistem perakaran, herbisida ini tidak akan bisa menyerang tanaman yang sudah tumbuh. Herbisida ini akan bekerja dengan baik pada bagian akar yang baru timbul saat perkecambahan karena sifatnya yang masih rentan terhadap bahan kimia. 

Selain memperhatikan ada ataupun tidaknya gulma yang tumbuh, pemberian herbisida sebaiknya juga memperhatikan musim pemberian, suhu, dan jenis yang digunakan.

Waktu Pemberian Herbisida Pra Tumbuh

Agar herbisida pra tumbuh dapat bekerja dengan baik, sebaiknya memperhatikan waktu pemberian yang tepat. Sesuaikan pemberian herbisida dengan cuaca dan temperatur pada saat itu, karena pada umumnya hebisida ini hanya tahan 3–6 bulan saja. Sehingga pemberian herbisida sebaiknya dilakukan sebelum pergantian musim, misalnya sebelum musim hujan ataupun sebelum musim kemarau.

Tujuan pemberian herbisida pra tumbuh sebelum pergantian musim adalah untuk menghindarkan serangan gulma di setelah musim berganti, misalnya pemberian herbisida pra tumbuh sebelum musim kemarau berguna untuk mencegah tumbuhnya gulma yang tumbuh saat musim kemarau nantinya.

Selain itu, perlu diperhatikan juga suhu serta cuaca di sekitar lahan untuk mencegah penguapan ketika musim kemarau dan mencegah larutnya herbisida pra tumbuh saat musim hujan. Saat musim hujan tiba, sebaiknya pemberian herbisida pra tumbuh diberikan pada tanah  yang kering.

Metode Pemberian Herbisida Pra Tumbuh

Herbisida pra tumbuh tersedia dalam dua sediaan, yaitu sediaan granular dan cair. Cara penggunaannya pun juga berbeda antara satu herbisida ini dengan yang lain. Inilah metode pemberian herbisida pra tumbuh secara umum

  1. Pemberian sediaan granular/padat

Metode pemberian ini memerlukan alat penyebar herbisida. Alat penyebar herbisida kemudian diisi oleh herbisida pra tumbuh sesuai dengan petunjuk penggunaan yang  tertera pada label kemasan. Kelebihan menggunakan alat penyebar herbisida yaitu untuk meratakan jumlah herbisida yang disebarkan sehingga gulma dapat dikendalikan secara merata.

  1. Pemberian herbisida sediaan cair

Pemberian herbisida cair tentunya memerlukan sprayer agar herbisida pra tumbuh dapat diberikan secara merata. Pencampuran herbisida disesuaikan dengan petunjuk pada label. Pemberian herbisida sebaiknya dilakukan per baris sesuai dengan gerakan memotong rumput

Setelah herbisida diberikan, jangan lupa untuk menyiramnya dengan air agar bekerja dengan baik. Penyiraman sebaiknya dilakukan 3-5 hari setelah pemberian herbisida setelah herbisida pra tumbuh benar-benar terserap ke dalam tanah. Pada lahan yang diberikan herbsidia pra tumbuh dengan sediaan granular mungkin memerlukan lebih banyak air agar benar-benar terserap hingga benih gulma. 

Hindari Kesalahan Pemberian Herbisida Pra Tumbuh

Pemberian herbisida pra tumbuh dengan tepat merupakan suksesnya pengendalian gulma yang menyerang tanaman. Untuk itu, perlu diketahui kesalahaan yang umum terjadi saat pemberian herbisida pra tumbuh, seperti:

  1. Pemberian tidak merata yang menyebabkan tumbuhnya gulma di area yang tidak terkena herbisida.
  2. Pemberian yang tidak sesuai dengan label – entah itu terlalu banyak maupun terlalu sedikit – maka akan mengurangi efikasi herbisida pra tumbuh yang digunakan. Pemberian terlalu sedikit menyebabkan gulma tumbuh dan pemakaian terlalu banyak dapat merusak ekosistem di sekitar lahan. 
  3. Jangan mencampurkan herbisida pra tumbuh dengan bahan kimia lainnya, seperti pupuk. Sebaiknya menunggu selama satu tahun untuk menempatkan tanah baru pada lokasi yang telah diberikan herbisida pra tumbuh.

Penggunaan herbisida pra tumbuh cocok digunakan apabila tidak ingin lupa untuk memberikan jenis herbisida lainnya. Jenis herbisida lain yang mungkin bisa digunakan dapat dibaca melalui artikel Kupas Tuntas Herbisida Kontak: Pengertian, Keunggulan, dan Rekomendasinya. Jangan lewatkan artikel tentang budidaya tanaman dan perawatannya hanya di website Gokomodo!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin