Diterbitkan 4 Apr 2024

Herbisida Purna Tumbuh: Definisi dan Contohnya. Catat Nih!

Agri Edu
herbisida purna tumbuh

Selama proses pertanian maupun budidaya tanaman, para petani seringkali mengeluhkan keberadaan gulma. Gulma merupakan rumput liar yang tumbuh diantara tanaman budidaya sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman utama. Keberadaan gulma akan mengurangi ruang, cahaya, air, hara dan nutrisi yang seharusnya diperoleh tanaman utama.

Secara tradisional, gulma dapat dikendalikan dengan cara penyiangan, namun cara ini dirasa kurang efektif. Solusi yang lebih efektif dan efisien adalah dengan menggunakan herbisida yakni bahan kimia yang digunakan berdasarkan jenis dan cara yang tepat. Salah satu herbisida yang populer adalah herbisida purna tumbuh, berikut penjelasannya.

Definisi Herbisida Purna Tumbuh

Herbisida purna tumbuh (post emergent) merupakan herbisida yang diaplikasikan pada saat gulma sudah tumbuh. Lebih tepatnya, jenis herbisida ini akan diaplikasikan sebelum pemupukan pertama seperti glifosat, paraquat, glufusinat, dan propanil. 

Semua herbisida jenis ini termasuk dalam foliage applied herbicide yakni herbisida yang diaplikasikan ke gulma dalam sifat sistemik maupun nonsistemik. Untuk penanganan lebih awal, biasanya dikenal pula dengan herbisida awal (pre emergent).

1. Win 20 WG

Win 20 WG merupakan herbisida purna tumbuh yang berbentuk tepung berwarna putih keabu-abuan dengan bahan aktif metil metsulfuron 20%. Produk ini biasanya disuspensikan untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan teki-tekian pada tanaman padi sawah maupun lahan tanpa tanaman. 

2. Win 10 WP

Herbisida lainnya dengan kadar bahan aktif lebih sedikit yakni Win 10 WP. Kandungan metil metsulfuronnya hanya 10% dan termasuk dalam herbisida sistemik untuk mengendalikan gulma dengan praktis. Penggunaannya hanya perlu dicampurkan dengan pupuk pada pemupukan pertama sehingga dapat menghemat biaya aplikasi. 

3. Etron 670 EC

Jika kamu mencari herbisida purna tumbuh berbentuk pekatan, ada Etron 670 EC. Herbisida selektif sistemik ini berwarna kuning jernih dan dapat diemulsikan untuk mengendalikan gulma umum pada tanaman kelapa sawit. Bahan aktif yang terkandung di dalamnya yaitu triklopir butoksi etil ester 670 g/l (setara dengan triklopir 480 g/l).

4. Ultron 25/18 WP

Ultron 25/18 WP merupakan herbisida yang dikategorikan untuk penggunaan pada fase awal. Herbisida ini berbentuk tepung yang dapat disuspensikan untuk mengendalikan gulma umum pada tanaman padi. Kandungan bahan aktif Metil bensulfuron & Natrium bispiribak cukup tinggi sehingga memiliki spektrum efikasi yang luas dan tetap aman untuk tanaman padi.

5. Sutrazin 560 SC

Sutrazin 560 SC dikenal sebagai herbisida purna tumbuh yang ampuh untuk tanaman jagung. Herbisida sistemik selektif ini berbentuk suspensi dengan kandungan bahan aktif mesotrion dan atrazin dengan spektrum efikasi yang cukup luas. Penggunaannya pun cukup mudah dan dapat dicampur dengan Ultradap Pak Tani untuk daun jagung lebih hijau dan batang jagung yang lebih kokoh.

Demikian informasi seputar herbisida purna tumbuh dan contohnya. Baca juga artikel Kenali Herbisida Non-Selektif Sebelum Menggunakannya di Lahan di website Gokomodo untuk menambah wawasanmu seputar herbisida.




Segera kunjungi GokoMart Nanga Tayap di Kalimantan Barat dan dapatkan kebutuhan seputar agri input untuk budidaya tanaman. Jangan lewatkan kesempatan ini, ya! Informasi selengkapnya hubungi – 081112544404

whatsapp
twitter
facebook
linkedin