Header GokoUp dan GokoZone
Agri Edu

Mengenal Lebih Dekat Tanaman Hidroponik, Budidaya Mudah Untuk Petani Gen Z

Diterbitkan 24 Des 2025, 10:50

Teknik pertanian hidroponik saat ini sedang banyak digemari petani gen Z karena tingkat pertumbuhan tanaman dinilai lebih cepat daripada menggunakan media tanah. Adanya pasokan oksigen ekstra dalam media tumbuh hidroponik dinilai sangat membantu merangsang pertumbuhan akar tanaman sehingga dapat menyerap nutrisi dengan lebih cepat.

Meski secara umum lebih cepat, sistem suplai nutrisi pada tanaman hidroponik ini berbeda-beda tergantung dengan cara yang digunakan. Berikut penjelasan lengkap mengenai tanaman hidroponik, mulai dari pilihan cara tanam, tips perawatan, hingga beberapa contoh tanaman yang dapat dipilih untuk mencoba teknik ini.

Cara Menanam Hidroponik

Sumber: distan.bulelengkab.go.id

Bukan hanya sekadar menanam tanaman dengan media air, pilihan cara menanam hidroponik ternyata sangat beragam. Masing-masing teknik ini dapat dipilih berdasarkan kondisi lahan dan upaya perawatan yang paling cocok. Berikut beberapa teknik yang bisa kamu coba:

Middle GokoUp dan GokoZone

Aeroponic System

Budidaya hidroponik yang menggunakan cara aeroponik berlangsung dengan menyemprotkan air yang telah mengandung nutrisi secara langsung pada akar tanaman. Proses penyemprotan dapat diatur secara otomatis dan tersistem sehingga tanaman akan mendapatkan nutrisi dan oksigen yang cukup dalam pertumbuhannya.

Drip System

Di antara pilihan cara menanam hidroponik, saat ini Drip System telah banyak dipraktikkan. Pasalnya, sistem ini memang sangat sederhana karena hanya perlu menyusun tanaman secara tegak pada media tanam seperti cocopit, sekam bakar, atau zeolit. Lalu, pasang pompa yang telah diatur timer-nya untuk meneteskan air berisi nutrisi pada tanaman.

NFT (Nutrient Film Technique)

Cara lain yang tak kalah populer yaitu sistem NFT yang dirancang untuk mengalirkan air yang mengandung nutrisi secara terus menerus melewati akar tanaman. Meski terkesan sederhana karena tanpa perlu mengatur timer, sistem ini perlu dipasang dengan cara hati-hati agar air mengalir dengan baik dan tidak menyebabkan busuk akar.

EBB dan Flow System

Mirip dengan sistem NFT, cara menanam hidroponik dengan sistem EBB dan Flow ini juga memungkinkan aliran air sebagai suatu siklus. Bedanya, air tidak dialirkan secara terus menerus melainkan ditampung hingga membanjiri wadah sampai batas tertentu. Jika telah melewati batas, maka sisa air akan dialirkan ke penampungan.

Tips Merawat Tanaman Hidroponik

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk merawat tanaman hidroponik sehingga tumbuh lebih optimal, berikut beberapa diantaranya:

  • Lakukan penyemaian secara hati-hati pada media rockwool untuk membantu menyerap unsur hara dan tanaman mendapatkan sirkulasi udara yang cukup
  • Pastikan selama proses tanam, tanaman hidroponik mendapatkan sinar matahari yang cukup (tidak kurang tapi juga tidak berlebihan). Sinar matahari sangat penting untuk proses fotosintesis sehingga dapat meminimalisir terhambatnya pertumbuhan.
  • Berikan nutrisi yang cukup seperti AB Mix sesuai dengan dosis anjuran
  • Selalu gunakan TDS (Total Dissolved Solid) untuk memantau kandungan nutrisi yang tengah dialirkan pada tanaman hidroponik 
  • Lakukan pemantauan dan perawatan rutin seperti membersihkan area tanam hidroponik dan mengganti air pada waktu yang tepat

Contoh Tanaman Hidroponik

Sumber: faperta.umsu.ac.id

Adapun contoh tanaman yang bisa ditanam dengan sistem hidroponik adalah sebagai berikut:

  • Sayuran

Tanaman hidroponik yang paling terkenal adalah jenis sayuran seperti selada, bayam, sawi, kangkung, dan pakcoy. Hasil panen sayur hidroponik ini memiliki banyak penggemar sebab tampilannya yang bersih hingga ke bagian akar.

  • Buah-buahan 

Meski tak sebanyak pilihan sayur hidroponik, buah hidroponik juga tak kalah populer. Beberapa buah yang cocok untuk sistem hidroponik yaitu stroberi, bluberi, anggur, dan tomat.

  • Tanaman Hias

Tanaman hias yang ditanam dengan sistem hidroponik juga sangat beragam seperti sirih gading, monstera, suplir, bambu hoki, anggrek, dan peace lily. Biasanya, tanaman hias hidroponik ini dipilih karena tampilannya yang lebih bersih sehingga cocok untuk dekorasi dalam ruangan.

Nah, itu dia selayang pandang tentang tanaman hidroponik yang bisa kamu coba di rumah. Sebagai petani gen Z pemula, cara tanam dengan sistem hidroponik menjadi salah satu pilihan bertani yang tepat. Jika kamu tertarik untuk mencobanya, simak juga artikel di website Gokomodo berikut – Sudah Saatnya Swasembada Pangan Dimulai dari Rumah dengan Hidroponik. Eits, Cari Tau Dulu Kelebihan dan Kekurangan Hidroponik, Yuk!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Footer Gokoup Dan GokoZone
Sehari Jadi Petani Episode 2