Tips / Tutorial

Mengenal Varietas Bibit Kentang di Indonesia dan Cara Memilihnya

Diterbitkan 20 Sep 2025, 16:30
Bibit Kentang

Kentang merupakan salah satu bahan masakan favorit warga Indonesia karena dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. Tak heran, sebab tanaman yang masuk dalam famili Solanaceae ini memiliki banyak varietas yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Biasanya perbedaan varietas ini dapat dengan mudah dikenali berdasarkan warna umbinya.

Para petani juga harus tahu cara memilih bibit kentang dari varietas yang banyak diminati pasar agar mendapatkan keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, simak ulasan berikut untuk mengetahui lebih jelas mengenai pilihan varietas kentang dan cara memilih bibit kentang dengan kualitas terbaik.

Pilihan Varietas Bibit Kentang di Indonesia 

Kentang Varietas Atlantik Malang

Kentang dikenal sebagai salah satu umbi yang mengandung karbohidrat tinggi sehingga banyak digunakan sebagai pengganti nasi. Jika diamati bunganya, varietas ini mempunyai tandan bunga yang hanya satu atau dua saja.

Varietas ini bahkan menjadi inovasi baru sebagai kentang berkadar gula rendah yang sangat direkomendasikan. Meski kadar gulanya rendah, kadar pati dalam kentang varietas ini cukup tinggi sehingga sangat renyah saat digoreng sehingga sangat cocok diolah sebagai keripik.

Daging umbi kentang varietas Atlantik Malang berwarna putih dengan ketahanan yang tinggi terhadap nematoda. Varietas introduksi dari Wisconsin Amerika Serikat ini memiliki tinggi tanaman 50 cm dan dapat segera dipanen saat berusia 100 hari.

Kentang Medians

Jika sebelumnya bahan baju pembuatan french fries diambil dari suplai impor, kini keberadaan berbagai varietas lokal telah menggeser pasar. Salah satunya yaitu kentang Medians yang memiliki ukuran sekitar 5,5 – 6,5 cm atau seukuran telapak tangan.

Kentang berbentuk oval dengan warna kulit kuning dan daging putih ini memiliki potensi produksi mencapai 31,9 ton/Ha. Angka tersebut tentu sangat menggiurkan bagi petani yang ingin memperoleh untung besar.

Apalagi, daya simpan kentang Medians cukup lama yakni berkisar 50-80 hari setelah panen pada kondisi tidak terkena cahaya matahari langsung. Dengan demikian, petani dapat melakukan distribusi hasil panen tanpa khawatir mengalami penurunan kualitas.

Kentang Century Agrihorti

Sumber: repository pertanian

Pilihan jenis kentang lainnya yang cocok diolah menjadi keripik yaitu kentang Ventury Agrihorti. Varietas ini baru dirilis tahun 2020 oleh Menteri Pertanian sebagai upaya perbaikan dari varietas Medians.

Salah satu keunggulan varietas Ventury Agrihorti yaitu memiliki ketahanan terhadap penyakit layu kentang akibat bakteri patogen. Dengan demikian, dapat dipastikan kandungan karbohidratnya saat panen akan terjaga.

Kentang dari varietas ini memiliki bentuk umbi bulat dan dapat segera dipanen dalam kurun waktu 110 hari. Dengan berat jenis umbi yang tinggi dan bentuk bulatnya yang seragam membuat varietas ini banyak diminati sebagai bahan pembuatan keripik.

Cara Memilih Bibit Kentang 

  • Pastikan memilih bibit kentang dengan ciri yang lengkap, tidak terinfeksi penyakit, dan dari varietas unggulan yang telah dipanen pada usia yang cukup.
  • Bibit yang dipilih sebaiknya berasal dari umbi yang tua dengan ciri umbi kuat, bobot umbi 30-45/50 gram atau 45/50-60 gram dengan besar rata-rata 30-35 mm atau 45-50 mm, dan memiliki tiga hingga lima mata tunas.
  • Bibit yang baik dapat dikenali dengan kondisi umbi yang bertunas dan kuat karena telah melewati proses penyimpanan 4 bulan setelah panen.
  • Bibit yang bagus jika telah tumbuh tunas kurang lebih 2 cm dan jumlah tunas mencapai 3 hingga 5 tunas per umbi.
  • Proses peletakan bibit juga perlu diperhatikan agar tidak rusak dengan jarak antar tanaman 20-30 cm.

Setelah membaca informasi di atas, apakah kamu tertarik menanam kentang sendiri? Tak perlu takut apabila kamu memiliki lahan di dataran rendah karena tanaman satu ini bisa hidup dengan baik di berbagai lahan. Simak artikel dari Gokomodo berikut untuk informasi selengkapnya – Emangnya Bisa Budidaya Kentang di Dataran Rendah? Cek Cara Budidaya Kentang Berikut Ini, Yuk!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin