Pemula Harus Belajar Cara Budidaya Tanaman Sayuran Berikut Ini. Dijamin Anti Gagal

Sekarang ini banyak sekali para pemula yang mencoba menanam tanaman pangan di rumah. Salah satu tanaman pangan yang mudah dibudidayakan di rumah dan mudah perawatannya yaitu tanaman sayuran. Ada beragam jenis tanaman sayuran yang bisa dibudidayakan di rumah, seperti kangkung, bayam, selada, sawi, dan masih banyak lagi, Terlepas dari jenis sayuran yang akan dibudidayakan di rumah, langkah apa saja yang seharusnya disiapkan sebelum memulai budidaya tanaman sayuran di rumah?
Persiapan Sebelum Budidaya Tanaman Sayuran

Memilih benih dan bibit
Benih dan bibit sayuran merupakan cikal bakal tanaman sayuran yang menentukan pertumbuhan dan hasil panen di kemudian hari, Bibit dan benih yang dibudidayakan sebaiknya berasal dari varietas yang unggul, Ada cara sederhana untuk menguji benih berkualitas, yaitu dengan cara direndam, Rendam benih tanaman yang masih berbentuk biji ke dalam segelas air. Benih berkualitas biasanya akan mengendap di dasar gelas dan sebaiknya itulah benih yang dibudidayakan.
Apabila ingin menggunakan bibit atau anakan, sebaiknya dilihat dari mutu genetik, fisik, fisiologis, dan asal usul varietasnya. Yang terpenting, bibit yang akan dibudidayakan sudah mengantongi sertifikat resmi dari Kementerian Pertanian.
Pupuk
Sama halnya manusia, tanaman juga memerlukan nutrisi tambahan karena nutrisi yang dari dalam tanah saja tidak cukup. Untuk itu, perlu nutrisi berupa pupuk, seperti pupuk organik maupun pupuk kimia. Memilih kedua jenis pupuk tersebut tidak boleh dilakukan secara sembarangan, lho.
Apabila kamu mempertimbangkan menggunakan pupuk organik, maka pilih pupuk organik yang sudah matang yang ditandai dengan warna hitam pekat dan tidak menimbulkan bau. Memilih pupuk organik yang sudah matang bertujuan untuk mencegah munculnya bakteri yang tidak diinginkan dan biasanya merusak tanaman.
Media Tanam
Semua makhluk hidup memerlukan habitat untuk tinggal, termasuk tanaman. Media tanam bertindak sebagai tempat tinggal dan bertumbuh bagi tanaman. Umumnya, jenis media tanam yang sering digunakan yaitu tanah gembur. Meskipun tidak menutup kemungkinan bisa juga menggunakan media tanam lainnya menyesuaikan dengan jenis tanaman yang akan dibudidayakan.
Pestisida
Seperti kata pepatah “sedia payung sebelum hujan”, sebaiknya sebelum memulai budidaya tanaman sayuran tidak ada salahnya menyiapkan pestisida untuk berjaga-jaga. Serangan hama dan penyakit bisa datang kapan saja tanpa ada tanda-tanda layaknya hujan yang tiba-tiba turun, setidaknya dengan menyediakan pestisida sudah seperti menyediakan payung yang siap melindungi dari hujan.
Pestisida yang digunakan pun beragam, bisa menggunakan pestisida organik maupun kimia. Kembali lagi, semua jenis pestisida disesuaikan dengan jenis penyakit/hama yang menyerang dan jenis tanaman sayuran yang dibudidayakan.
Alat pertanian
Semua jenis budidaya tanaman akan kesulitan tanpa bantuan alat pertanian. Alat pertanian berfungsi untuk mempermudah proses produksi pangan atau budidaya tanaman dan bahkan memaksimalkan pertumbuhan tanaman sayuran. Biasanya untuk budidaya tanaman sayuran membutuhkan:
- Alat pengolah tanah, biasanya berupa sekop, cangkul, dan garpu tanah.
- Alat pemeliharaan tanaman seperti kored, gembor, dan sprayer.
Tenang saja, kalau kamu belum punya alat pertanian untuk budidaya tanaman sayuran, kamu bisa mampir ke GokoMart terdekat untuk membeli beberapa alat pertanian, seperti sprayer.
Cara Budidaya Tanaman Sayuran
Untuk menghasilkan tanaman sayur berkualitas, ada beberapa langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu. Pastikan untuk mengikuti semua langkah-langkah berikut ini, ya.
Pembibitan
Pembibitan merupakan tahap penentuan cikal bakal; tanaman sayuran yang akan tumbuh. Sangat dianjurkan menggunakan bibit yang berkualitas agar menghasilkan sayuran yang berkualitas pula. Bibit baik memiliki ciri bersih dari benda asing dan memiliki kecambah berukuran minimal 80%. Selain itu juga bisa dilakukan pengecekan kualitas bibit dengan cara merendamnya. Bibit yang digunakan sebaiknya bibit yang masih tenggelam.
Media tanam dan pengolahannya
Media tanam merupakan tempat dimana tanaman akan menghabiskan sisa hidupnya. Untuk itu pastikan media tanam yang dipilih sesuai dengan kebutuhan tanaman sayuran sekaligus mengandung nutrisi yang lengkap untuk tanaman. Pengolahan media tanam paling umum dilakukan yaitu dengan cara menggemburkannya supaya unsur hara dan mikroorganisme tercampur dengan rata.
Penanaman
Setelah media tanam dan bibit sudah siap, maka sudah bisa mulai penanaman bibit. Penanaman bisa dilakukan dengan atau tanpa persemaian. Hal paling penting saat penanaman yaitu memberikan jarak tanam agar tanaman sayuran bisa tumbuh dengan maksimal dan dibuat bedengan/larikan.
Pemeliharaan
Tanaman sayuran sebaiknya dipelihara supaya menghasilkan sayuran berkualitas. Pemeliharaan tanaman sayuran ada beberapa cara, seperti menuran tanaman, penyulaman bibit, melakukan pembumbunan, mengendalikan hama dan penyakit sesuai dengan aturan, dan memasang ajir agar tanaman sayur yang merambat dapat tumbuh dengan baik.
Panen dan pasca panen
Akhri dari budidaya tanaman sayuran yaitu proses pemanenan. Panen sebaiknya dilakukan apabila tanaman sayuran sudah menunjukkan tanda-tandanya, seperti perubahan warna dauin menjadi lebih tua. Pastikan memetik tanaman sayuran dengan hati-hati dan ikutkan besertya akarnya.
Pasca panen menjadi penentu kualitas sayuran mulai dari selesai panen hingga ke tangan konsumen. Kesalahan saat pasca panen justru bisa membawa kerugian yang cukup besar. Untuk menghindari kesalahan pasca panen, kamu bisa mengumpulkan hasil panen sesuai dengtan jenis sayuran, melakukan sortasi dan penggolongan berdasarkan ukuran, umur produk dan kondisi produk, serta menyimpan hasil panen dengan cara yang tepat.
Nah, itulah cara dan hal yang harus disiapkan sebelum memulai budidaya tanaman sayuran. Dijamin dengan mengikuti semua langkah-langkah tersebut tidak akan gagal tanam hingga panen. Kamu ingin cari tutorial spesifik budidaya tanaman? Coba deh baca Penggunaan Pupuk KCl pada Tanaman Bunga, Sayuran, dan Perkebunan dan artikel lainnya di blog Gokomodo, ya!
Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Coba Cara Budidaya Ubi Jalar Ungu Ini, Yuk!






