Agri Edu

Pupuk yang Harus Dimiliki Tahun 2026: Pupuk Perangsang Bunga dan Buah Terbaik Rekomendasi Gokomodo

Diterbitkan 25 Agt 2025, 13:29
Pupuk Perangsang Bunga dan Buah

Pupuk merupakan nutrisi tanaman yang berasal dari bahan alami atau sintetis yang mengandung unsur pendukung pertumbuhan, meningkatkan kuantitas, dan kualitas hasil panen tanaman.  Pupuk memiliki berbagai peruntukan salah satunya pupuk sebagai perangsang pertumbuhan bunga dan buah. Pastikan pupuk yang digunakan sesuai dengan kondisi dan jenis tanaman untuk membantu pada tahap pertumbuhan. Berikut rekomendasi pupuk untuk merangsang pertumbuhan bunga dan buah. Simak selengkapnya dibawah!

Sumber: Plant Me Green

Rekomendasi Pupuk Perangsang Bunga dan Buah Terbaik

Penggunaan pupuk perangsang pertumbuhan bunga dan buah sedang digemari oleh kalangan petani dan pekebun. Harapannya, dengan menggunakan pupuk ini dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas hasil panen. Biasanya pupuk ini digunakan untuk tanaman seperti, tanaman kelengkeng, buah mangga, cabai, durian, dan juga mangga. Berikut rekomendasi pupuk terbaik untuk merangsang pertumbuhan bunga dan buah untuk berbagai jenis tanaman. Yuk simak, agar kamu tau pupuk apa saja yang cocok untuk tanamanmu yang ada dirumah!

Pupuk NPK Mahkota 16-16-16

Pupuk NPK 16-16-16 adalah pupuk kimia dengan kandungan utama Nitrogen (N) sebesar 16%, Fosfat (P) sebesar 16%, dan Kalium (K) sebesar 16%. Unsur hara pada pupuk NPK mudah diserap oleh tanaman sehingga bisa membantu mempercepat pertumbuhan tanaman khususnya pada fase pembungaan dan berbuah. Penggunaannya dinilai praktis karena bisa dengan mudah larut dalam air sehingga bisa digunakan langsung dengan metode kocor. Pupuk NPK bisa diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman pangan seperti padi, jagung, hortikultura, sayur-sayuran, beraneka macam buah, tanaman hias, dan tanaman lainnya

Pupuk MKP Pak Tani

MKP atau Pupuk Mono Kalium Fosfat merupakan salah satu jenis pupuk kimia dengan kandungan utama Kalium (K) dan Fosfor (P) sebagai unsur hara. Kandungan kalium pada pupuk ini sebesar 36% dan fosfor sebesar 50%, hal ini yang menjadikan pupuk MKP membantu pertumbuhan pada tanaman khususnya dalam merangsang tanaman berbunga dan berbuah. Karena tingginya unsur hara fosfor yang ada di dalam kandungan pupuk mendukung tanaman untuk berfotosintesis secara maksimal sehingga hasil panen yang dihasilkan juga maksimal. Cara penggunaan pupuk MKP ‘Tani’ tergolong mudah karena hanya perlu dilarutkan dalam air. dan diaplikasikan dengan cara penyiraman dan penyemprotan.

Pupuk Petro ZK 50%

Pupuk ZK memiliki kandungan Kalium sebesar 50% dan Sulfur sebesar 17%. Besarnya kandungan kalium dalam pupuk dapat membantu menyediakan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman dengan cara mempercepat penyerapan unsur hara untuk pertumbuhan tanaman yang maksimal. Karena penyerapan nutrisi yang maksimal maka bisa dipastikan juga tanaman bisa menghasilkan hasil panen yang berkualitas tinggi dan maksimal. Penggunaan pupuk ini bisa dengan 2 cara yaitu disiramkan pada tanaman dan langsung ditaburkan pada media tanah, karena pupuk ini memiliki butiran yang relatif kecil dan mudah larut.

Pupuk ZPT Ethrel 480SL

Pupuk ZPT merupakan singkatan dari Zat Pengatur Tumbuh. Pada pupuk ZPT terdapat 5 jenis hormon ZPT alami seperti sitokinin, asam absisat, etilen, giberelin, dan auksin. Dengan banyak kandungan hormon yang ada didalam Pupuk ZPT dapat membantu pertumbuhan tanaman. Hal ini sangat membantu dalam hal pembungaan dan menghasilkan hasil pertanian yang maksimal. Keunggulan dari ZPT Ethrel dapat meningkatkan hasil panen dan memperpanjang masa produktif tanaman. Pengaplikasiannya cukup mudah karena pupuk ini berbentuk cairan sehigga mudah untuk dilarutkan dalam air, cukup dengan cara dikocor atau disemprot pada tanaman. Pupuk ini bisa dipakai untuk tanaman seperti pisang, kopi, nanas, apel, kedelai, tembakau, dan jenis tanaman pertanian lainnya.

Pupuk Gandasil B

Gandasil B memiliki kandungan aktif seperti fosfat sebesar 20%, kandungan kalium yang ada didalam pupuk sebesar 30%. Hal ini dua kali lebih besar daripada gandasil tipe D, lalu terdapat magnesium sebesar 3%, dan Nitrogen sebanyak 6%. Masing-masing senyawa memiliki fungsi yang berbeda-beda. Fosfat memiliki fungsi sebagai penunjang pembentukan tunas bunga. Lalu, kalium berfungsi untuk membentuk karbohidrat pada buah, semakin tinggi karbohidrat maka semakin manis buah yang dihasilkan. Kandungan magnesium sebagai perangsang pembentukan buah dan bunga pada tanaman. Pengaplikasian pupuk ini sangat mudah, karena hanya perlu dilarutkan dalam air dan cukup disemprotkan atau dikocorkan pada tanaman. Pemakaian hanya pada saat pertumbuhan generatif tanaman setiap 10 hari sekali.

Pastikan untuk penggunaan pupuk sesuai dengan aturan dan kebutuhan tanaman, jenis tanaman, dan jenis tanah. Hindari penggunaan pupuk secara berlebihan pada tanaman karena dapat menyebabkan tanaman layu, gagal panen, matinya tanaman, hingga mencemari tanah lingkungan sekitarnya. Untuk hasil yang optimal bisa cek artikel Mengoptimalkan Hasil Panen dengan Penggunaan Pupuk Anorganik yang Tepat. Nah, kalian sudah dapat rekomendasi produk unggulan pupuk yang cocok untuk merangsang pertumbuhan tanaman kalian tapi bingung dimana bisa mendapatkan produk rekomendasi diatas? Kunjungi GokoMart terdekat untuk membeli alat maupun perlengkapan pertanian yang pasti lengkap dan murah!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin