Satu Buah dengan Harga Wah! Inilah Cara Budidaya Durian untuk Hasil Melimpah

Durian merupakan buah asli Asia Tenggara yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Tak heran, budidaya buah ini menjadi salah satu sektor yang menjanjikan karena tingginya permintaan pasar. Apalagi tanaman ini juga memiliki umur produktif mencapai 80 sampai 100 tahun sehingga sangat cocok dijadikan investasi.
Meski demikian, budidaya durian tidak sesederhana yang dibayangkan. Hal ini karena durian membutuhkan perhatian khusus agar hasilnya bisa maksimal. Mulai dari memilih bibit yang tepat hingga teknik perawatan yang cermat, akan membuat tanaman tumbuh sesuai harapan. Simak ulasan berikut untuk mengetahui panduan lengkap cara budidaya durian, yuk!
Cara Budidaya Durian
Pemilihan Lokasi dan Persiapan Lahan
Pohon durian akan tumbuh subur di daerah tropis dengan ketinggian 100-800 mdpl dengan suhu 22-30 derajat Celcius. Pastikan untuk menanam durian di tanah yang subur, gembur, dan kaya bahan organik dengan pH 6-7.
Ketika sudah menemukan lokasi yang tepat, pastikan juga lahan telah bersih dari gulma agar tidak menghambat pertumbuhan bibit. Kamu bisa mencampurkan tanah galian subur dengan bahan organik dan beri pupuk pembenah tanah atau tambahkan agen hayati seperti Trichoderma.
Penanaman Bibit
Sebelum menanam bibit, pastikan kamu telah memilih bibit unggul dengan daun hijau sehat dan tidak ada bercak gejala penyakit. Pastikan juga bibit memiliki perakaran banyak, tidak ada bintil atau pembengkakan abnormal, serta memiliki batang kokoh dengan diameter minimal 1 cm.
Tanam bibit dengan hati-hati agar tidak merusak akar dan perhatikan potensi aliran air untuk menentukan ketinggian tanaman. Dianjurkan untuk menanam di awal musim hujan agar tanaman mendapat pasokan air yang cukup saat awal pertumbuhan.
Pengelolaan Sistem Drainase dan Irigasi
Pohon durian membutuhkan air yang cukup terutama saat fase pembungaan dan pembuahan. Meski demikian, selalu perhatikan sistem irigasi dan drainase untuk memastikan tidak ada genangan air yang dapat memicu pembusukan akar.
Pemupukan Tanaman
Kebutuhan nutrisi durian sangat bervariasi tergantung pada fase pertumbuhan dan kondisi lingkungan. Misalnya saat fase vegetatif, pohon durian membutuhkan nitrogen tinggi, fosfor untuk perakaran dan pembungaan, serta kalium untuk meningkatkan kualitas buah.
Pada umur 0-1 tahun, berikan pupuk urea, SP-36, dan KCL dengan frekuensi 3 bulan sekali, begitu pula saat 1-3 tahun dengan sedikit menaikkan dosis. Selanjutnya saat umur 3-5 tahun, selain tiga pupuk tersebut ditambahkan pula pupuk kandang. Dan setelah umur 5 tahun, berikan pupuk NPK Majemuk, pupuk kandang, serta dolomit.
Pemangkasan
Pohon durian perlu dipangkas agar dapat membentuk kerangka tanaman yang kuat dan meningkatkan produksi buah hingga 25%. Pemangkasan menentukan bentuk tajuk dan membuang ranting yang rusak maupun tidak produktif.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Sebagaimana tanaman lain, pohon durian juga dihantui keberadaan hama dan penyakit sehingga perlu selalu dipantau. Beberapa jenis hama yang umum menyerang pohon durian seperti penggerek batang, ulat jengkal, tungau, dan lalat buah. Pastikan untuk segera memberikan pestisida yang tepat agar pohon durian terhindar dari hama dan penyakit.
Cara budidaya durian di atas bisa kamu ikuti apabila tertarik mencoba investasi jangka panjang yang bisa dinikmati hingga anak cucu nanti. Dapatkan berbagai produk pupuk terbaik di GokoMart agar pohon durian dapat tumbuh lebih optimal. Baca juga Rahasia Pupuk Durian yang Bikin Buah Lebih Manis dan Melimpah, Wajib Coba!



