Diterbitkan 21 Aug 2023

Sekilas Tentang Kecambah Sawit dan Cara Pembuatannya

Agri Edu
kecambah sawit

Menjaga produktivitas kelapa sawit dapat dilakukan sejak pemilihan kecambah sawit dan pembibitan. Kecambah berkualitas tentunya tidak dijual di sembarang tempat dan tentunya sudah memiliki izin edar resmi dari Kementan. Proses pembuatan kecambah dan pembibitannya tidak bisa sembarangan dan harus sesuai dengan standar yang berlaku – Pembibitan Kelapa Sawit yang Tidak Sesuai Standar, Ini Akibatnya!

Sekilas Tentang Kecambah Sawit

Kecambah merupakan cikal bakal yang berkembang dari embrio menjadi kecambah. Dari kecambah sawit kemudian ditanam pada lahan kelapa sawit. Kecambahharus dalam kondisi baik untuk menghasilkan panen minyak sawit yang baik dan berjumlah banyak. Hati-hati dalam memilih bibit sawit karena masih beredar barang palsu. Kecambah asli memiliki ciri:

  1. Tempurung masih terlihat tebal
  2. Tekstur kecambah tidak kasar dan bersih
  3. Tingkat kegagalan tanam jauh lebih sedikit

Pembuatan Kecambah Sawit

Kecambah sawit terbuat dari hibridisasi benih kelapa sawit. Cara pembuatannya yaitu:

  1. Memilih dura kelapa sawit dengan kualitas yang baik.
  2. Merontokkan brondolan dari tangkai kelapa sawit dan direndam dalam air selama beberapa hari unruk mengetahui hasil brondolan yang baik.
  3. Fermentasi brondolan dengan durasi 7-10 hari.
  4. Brondolan kemudian diolah dengan cara mengupas serabutnya dan ditumbuk perlahan.
  5. Setelah penumbukan brondolan selesai, akan diperoleh biji sawit yang kemudian dikeringkan selama 1-3 hari.
  6. Biji yang sudah kering kemudian direndam ulang sebagai proses pemilihan bibit unggul. Biji yang tidak mengapung itulah yang dipilih.
  7. Biji berkualitas baik perlu disimpan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. Biji inilah nantinya yang berkembang menjadi kecambah.

Dari biji kelapa sawit hingga bijinya berkecambah memerlukan proses yang panjang. Diawali dengan pengambilan air dalam tanah dan penyerapannya, sehingga metabolisme dalam biji kelapa sawit dapat dilakukan. Metabolisme inilah yang membuat biji kelapa sawit tumbuh berkecambah. 

Pembuatan kecambah memerlukan waktu yang berbeda-beda, tergantung awalan pembuatan benih. Jika benih dibuat dari kecambah dan bibit sawit berusia 3 bulan, sebaiknya dibuat saat musim kemarau.

Perhatikan Hal Ini pada Kecambah Sawit

Agar kecambah terjaga kualitasnya, perhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Beberapa kecambah akan sulit beradaptasi dengan lingkungan lahan. Sebaiknya, carilah bibit yang sesuai dengan kebutuhan lahan untuk menjaga kualitasnya serta produktivitas.
  2. Media tanam kecambah merupakan tanah lapisan atas yang gembur. Tidak lupa untuk menambahkan pupuk sebagai nutrisi tambahan, seperti pupuk NPK.
  3. Menjaga kelembaban media tanam dengan menyiraminya sebanyak 2 liter perhari untuk setiap kecambah.
  4. Melakukan penyiangan untuk menghindari pertumbuhan gulma
  5. Menambahkan tanah ke dalam media tanam apabila jumlah tanah berkurang.

Peran kecambah sangat krusial untuk kesuksesan tanam dan hasil panen. Untuk itu, pembuatan dan perawatannya harus dengan cara yang sudah ditentukan. Tambah wawasanmu tentang industri kelapa sawit dari website Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin