Tabulampot: Solusi Lahan Sempit tapi Tetap Produktif

Memiliki lahan yang sempit seringkali menjadi alasan bagi sebagian orang sebagai halangan dalam berkebun. Padahal ada cara-cara unik yang bisa digunakan sebagai alternatif untuk mengisi lahan yang sempit menjadi lebih produktif, seperti tabulampot – Tabulampot Jadi Tren Budidaya Tanaman di Rumah, Ini Tanaman yang Bisa Kamu Pilih
Tabulampot merupakan kependekan dari tanaman buah dalam pot bisa menjadi solusi tidak hanya menghasilkan buah tetapi juga dapat membuat halaman menjadi lebih indah. Jangan ragu untuk memulai berkebun tabulampot, untuk mengetahui caranya, simak ulasan berikut.

Definisi Tabulampot
Secara sederhana, tabulampot diartikan sebagai tanaman buah dalam pot yakni tumbuhan yang ditanam di dalam pot tapi menghasilkan buah untuk dikonsumsi. Teknik menanam ini telah banyak dipraktekkan terutama di lahan perkotaan yang sempit agar tetap indah dan menyejukkan.
Ada banyak jenis tanaman buah yang bisa menjadi pilihan untuk metode ini seperti stroberi, jeruk, dan sawo. Meski namanya tabulampot, teknik ini terkadang digunakan pula untuk menanam sayur dalam pot seperti seledri dan cabai. Hasilnya tentu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari sehingga lebih hemat dan berarti.
Jika ditinjau dari segi perawatan, teknik tabulampot sebenarnya mirip dengan teknik perawatan lain hanya saja dalam skala yang lebih kecil. Misalnya menyiapkan media tanam dan pupuk dalam pot, melakukan penyiraman dan pemangkasan berkala, serta pemberian sinar matahari yang cukup dan upaya pengendalian hama dan penyakit.
Metode-metode Tabulampot
Menyiapkan Bibit
Pemilihan bibit merupakan langkah awal dalam metode ini karena sangat menentukan keberhasilan tabulampot. Bibit yang baik akan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang disediakan, lebih tahan akan hama maupun penyakit, serta tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, pastikan membeli bibit dari tempat terpercaya untuk menjamin kualitas bibit.
Terdapat dua jenis bibit tanaman, yaitu bibit hasil perbanyakan generatif (dari biji) dan bibit hasil perbanyakan vegetatif (cangkok, okulasi dan penyambungan). Dari dua pilihan itu, biasanya yang lebih direkomendasikan adalah bibit vegetatif sebab tingkat keberhasilannya tinggi dan sudah diketahui sifat bibit dari induknya.
Mengolah Media Tanam
Media tanam dalam tabulampot tidak kalah penting, sebab berperan dalam sebagai tempat pertumbuhan sehingga perlu dibuat agar tanaman nyaman. Campurkan tanah, kompos, dan sekam padi dengan takaran yang sama sebagai media tanam. Selain itu, cari informasi kebutuhan tanaman yang dipilih, jika ingin menyesuaikan pH maka dapat diberikan dolomit.
Proses Penanaman dan Perawatan
Saat memasuki proses penanaman, pindahkan bibit pada media tanam yang sudah di dalam pot dengan hati-hati agar akarnya tidak rusak. Perawatan dilakukan secara berkala mulai dengan penyiraman dan pemupukan.
Pastikan pula untuk selalu mengkondisikan tanaman untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup. Selain itu, dalam metode tabulampot secara berkala harus dilakukan pemangkasan agar mengatur postur tanaman.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Sama halnya dengan budidaya tanaman di lahan yang luas, tabulampot juga dapat terserang hama dan penyakit. Namun tidak perlu khawatir sebab ada banyak cara yang dilakukan asalkan melakukan penanganan dengan cara dan waktu yang tepat. Bersihkan gulma di sekitar tanaman untuk menekan penyebaran dan berikan pestisida sesuai gejala.
Manfaat Tabulampot

Meski sekilas tampak begitu sederhana, teknik menanam tabulampot ternyata memiliki banyak manfaat, diantaranya yaitu:
- Memaksimalkan lahan sempit menjadi lebih produktif sekaligus sebagai penyalur hobi berkebun
- Mempercantik halaman rumah dengan adanya banyak tanaman dalam pot sehingga lebih terlihat sejuk dan nyaman dipandang
- Hasilnya dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan harian sekaligus dinikmati bersama keluarga
- Proses perawatan lebih mudah dan intensif sebab hanya dalam skala kecil membuat tanaman lebih produktif
Memaksimalkan lahan sempit dengan cara tabulampot merupakan ide menarik yang bisa kamu coba. Dengan bekal ilmu yang cukup dan informasi terkait manfaat yang sudah kamu ketahui, tidak ada salahnya mencoba tabulampot tanaman kesukaanmu mulai dari besok pagi. Yuk, kunjungi website Gokomodo untuk informasi menarik lainnya!
Punya Pohon Mangga di Rumah? Coba Aplikasikan Pupuk Mangga Sesuai Dosis Berikut






