Diterbitkan 1 Mar 2024

Yuk Mulai Berhemat dengan Membuat Pupuk Kompos Daun Sendiri. Berikut Cara-Caranya!

Tips / Tutorial
Pupuk kompos daun

Ditengah melambungnya harga pangan saat ini, tidak memungkiri juga ada kenaikan saprodi pertanian termasuk pupuk. Selama ini produksi pangan banyak menggunakan pupuk organik maupun non-organik yang harganya tentu tidak murah. Solusinya dengan cara membuat pupuk organik atau kompos sendiri di rumah yang ramah dikantong. Penghematan dapat dilakukan dengan membuat pupuk kompos yang berasal dari dedaunan kering dan sampah rumah tangga. Bagi yang masih bingung bagaimana caranya, yuk baca sampai habis, ya!

Pupuk Kompos Daun

Sumber: Dock Line Magazine

Pupuk kompos merupakan hasil penguraian bahan organik oleh organisme pengurai. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai pupuk kompos yaitu dedaunan yang kering. Penggunaan pupuk kompos dari daun tentu bukanlah tanpa tujuan. Tujuan utamanya yaitu menyaimbangkan sifat organik dan non-organik dari dalam tanah serta sebagai sumber tambahan nutrisi bagi tanaman. 

Tak kalah bagusnya dengan pupuk non-organik, pupuk kompos juga mengandung unsur hara makro dan mikro yang sama-sama dibutuhkan oleh tanaman. Perbedaannya, unsur hara yang terkandung dalam pupuk kompos lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pupuk non-organik. Kelebihan lainnya yaitu mampu menyerap dan konservasi air lebih baik dibandingkan pupuk non-organik

Cara Membuat Pupuk Kompos Daun

Ditengah harga kebutuhan pangan mulai merangkak naik, sudah saatnya penggemar berkebun mulai mencoba membuat pupuk kompos daun sendiri. Bahan yang digunakan untuk membuat pupuk kompos dapat ditemui dengan mudah disekitar rumah. Kalaupun harus membeli, tidak semahal pupuk non-organik, kan? Nah, sekarang simak cara membuat pupuk kompos daun berikut ini

Sumber: Swan Hose

Alat dan Bahan

Tenang saja, alat dan bahan yang digunakan berupa peralatan rumah tangga. Namun, ada satu bahan yang kamu harus beli. Simak di poin terakhir, ya!

  • Wadah untuk menampung pupuk kompos, dapat beruba ember besar maupun tong. Pastikan wadahnya memilki tutup dan kedap udara, ya.
  • Meskipun bahan utama yang digunakan adalah dedaunan kering, kamu juga dapat menambahkan sampah rumah tangga lainnya seperti potongan sayur, kulit buah, kulit telur, dan sampah organik lainnya. Jangan menggunakan tanaman yang terkena penyakit, ya.
  • Media tanam seperti tanah, sekam, dan arang.
  • Air secukupnya.
  • Cairan EM4 – Pernah Dengar Teknologi EM4? Jika Belum, Baca Artikel Ini, Yuk!

Langkah Pembuatan Pupuk Kompos Daun

Sumber: The Spruce

Setelah alat dan bahan sudah siap, kamu bisa melanjutkan ke proses pembuatan pupuk kompos daun. Pastikan kamu membuatnya sesuai dengan langkah yang disarankan berikut ini

  • Siapkan wadah yang sudah diisi tanah hingga menutupi bagian dasarnya. Pastinya wadah yang digunakan bukan wadah bekas.
  • Setelah tertutup sempurna, barulah sampah organik ditambahkan ke dalam wadah. Jika sudah, tutup dengan tanah.
  • Siram air secukupnya pada permukaan campuran tanah dan sampah organik.
  • Jika sudah dirasa cukup lembab, tambahkan arang maupun sekam dan cairan EM4. Bila kesulitan menemukan arang, boleh kok tidak menggunakannya. Jangan lupa untuk tutup kembali dengan tanah.
  • Tutup wadah dengan rapat dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari maupun genangan air. Simpan selama tiga minggu.
  • Sesekali cek pupuk kompos. Apabila teksturnya sudah mirip tanah yang gembur, maka pupuk kompos sudah siap digunakan. 

Saat membuat pupuk kompos daun, pastikan bahan-bahannya tidak tercampur dengan plastik, kaca, aluminum, kaleng, botol, dan aluminum foil. Pastikan untuk membeli bahan pembuatan pupuk kompos di GokoBiz maupun Mitra Gokomodo terdekat, ya. Sedang cari tips lain untuk membuat pupuk? Cukup akses blog Gokomodo aja!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin