Hasil Panen Buah Sedikit? Sudah Saatnya Kamu pakai Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok Rekomendasi Gokomodo

Dibalik hasil panen melimpah dan berkualitas ada peran pupuk sebagai pelengkap unsur hara yang ada dalam tanah. Ada berbagai jenis pupuk yang bisa digunakan untuk melebatkan buah, seperti pupuk pelebat buah, zat pengatur tumbuh, pupuk anti rontok, atau campuran dari ketiganya. Nah, sebenarnya apa sih yang diperlukan tanaman untuk melebatkan buah dan mencegah buah rontok?

Kandungan yang Sebaiknya Ada Dalam Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok
Tanaman memang membutuhkan nutrisi lengkap untuk pertumbuhannya. Namun, apakah selamanya akan membutuhkan unsur hara yang sama di setiap fase pertumbuhannya? Tentu tidak. Kebutuhan tanaman berbeda di setiap fase pertumbuhannya. Untuk membuat buah lebat dan tidak rontok, ada beberapa unsur hara yang sebaiknya diberikan dalam jumlah yang lebih banyak. Biasanya untuk melebatkan buah dan meminimalisir rontok pada buah, tanaman memerlukan fosfat dan kalium sebagai unsur hara makro primer, dan akan lebih baik ada kalsium sebagai unsur hara makro sekunder. Terkadang ada beberapa unsur hara mikro yang ditambahkan, seperti boron, seng, dan mangan. Semua unsur hara ini bisa ditemukan pupuk pelebat buah dan anti rontok. Mau tahu rekomendasinya? Simak penjelasan selanjutnya, ya!
Rekomendasi Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok
Nah, setelah sudah tahu unsur hara apa yang diperlukan oleh tanaman agar menghasilkan buah yang lebat dan pastinya anti rontok, pasti kamu sudah tahu harus cari pupuk apa. Kalau kamu masih ragu, rekomendasi dari Gokomodo berikut ini mungkin bisa membantumu memutuskan pupuk apa yang harus kamu beli.
Pupuk MOP Gokomodo
Bagi kamu yang sudah sering memantau semua sosial media dan artikel Gokomodo pasti sudah tidak asing dengan pupuk ini. Benar, Gokomodo memang sudah memasarkan pupuk berkualitas dengan harga murah. Pupuk MOP inilah salah satu produk unggulan Gokomodo. Pupuk MOP Gokomodo mengandung kalium hingga 60% dan klorida sebanyak 45-47%. Keunggulan lain dari pupuk ini yaitu komposisinya langsung diimpor dari Rusia.
Infarm Fruit Expert
Sesuai dengan namanya, pupuk ini memang ditujukan untuk pertumbuhan buah yang lebat dan mencegah kerontokan buah. Kandungan pupuk ini terdiri dari 15% nitrogen, 27% kalsium, serta dilengkapi dengan unsur hara mikro seperti besi, mangan, zinc, boron, tembaga, dan molibdenum. Meskipun tanpa fosfat dan kalium, pupuk ini telah dilengkapi kalsium dan boron yang membantu pelebatan buah dan mencegah kerontokan. Penggunaannya tergolong sedikit, hanya perlu 4 gram Fruit Expert yang dilarutkan dalam 1 liter saja. Interval pemberian bisa 1 minggu sekali.
Bisatani Calsinut
Pupuk Calsiniut merupakan pupuk pelebat sekaligus anti rontok bunga dan buah. Berbeda dengan pupuk pelebat dan anti rontok lainnya, pupuk Calsinut terdiri dari asam humat sebagai pembenah tanah, kalium untuk merangsang pembungaan dan pembuahan, serta silica yang berfungsi memperkuat tanaman dan menambah warna hijau daun. Penggunaan pupuk ini cukup irit–hanya dengan melarutkan 2 gram pupuk dengan 1 liter air, kemudian dikocorkan atau disemprotkan pada tanaman,
Bisatani Hainut
Pupuk Hainut ini merupakan pupuk organik cair yang dilengkapi nutrisi untuk melebatkan buah, seperti fosfat, kalium, asam fulvat, ekstrak rumput laut, dan kandungan lainnya untuk menunjang fase generatif pada tanaman. Penggunaan pupuk Hainut cukup sedikit yaitu dengan melarutkan 2 ml pupuk Hainut dengan 1 liter air, kemudian bisa langsung disemprotkan pada tanaman. Pemberian pupuk sebaiknya dalam interval 7-14 hari sekali.
Forbest Calcium Active
Sebelumnya sudah disebutkan kalsium merupakan salah satu kandungan yang bisa melebatkan sekaligus mempertahankan buah agar tidak rontok. Pupuk Forbest mengandung 90% kalsium aktif dan ditambah dengan unsur hara mikro seperti zinc, magnesium, boron, dan silika. Selain melebatkan dan mencegah kerontokan buah, pupuk ini juga bertindak sebagai anti jamur dan mudah diserap tanaman sehingga cepat bekerja. Dosis yang dibutuhkan tergantung dengan cara pemberiannya pada tanaman. Apabila diberikan dengan cara semprot, maka hanya perlu mencampurkan 3-5 sendok makan ke dalam tangki air 16 liter. Sedangkan pengaplikasian dengan cara dikocor memerlukan 6-10 sendok makan pupuk Forbest yang dicampurkan dengan 20 liter air, dengan pengaplikasian 1 minggu sekali.
Pupuk Anti Letoy
Merek pupuk satu ini sedikit unik dan berbeda dengan merek pupuk lainnya, Pupuk Anti Letoy merupakan pupuk anti rontok untuk bunga dan buah. Kandungan unggulan pada pupuk ini terletak pada kalsium karbonat sebagai unsur yang mencegah kerontokan buah maupun bunga. Selain kalsium karbonat, ada juga kalium, magnesium, dan natrium. Terlebih pupuk ini bersifat slow release, sehingga nutrisi dilepaskan ke tanah secara bertahap sehingga nutrisi akan selalu tersedia dalam tanah. Penggunaannya cukup 1-2 sendok makan pupuk Anti Letoy untuk tanaman yang dibudidayakan dalam pot berukuran 30 cm. Apabila menggunakan pot lebih besar, jumlah pupuk bisa disesuaikan.
Itulah beberapa rekomendasi pupuk pelebat buah sekaligus anti rontok versi Gokomodo. Semua rekomendasi di atas digunakan dalam jumlah yang sedikit untuk tanaman yang banyak, jadi bisa menekan biaya produksi untuk hasil yang maksimal. Kamu juga bisa cek rekomendasi pupuk perangsang buah pada artikel Hasil Panen Besar dan Montok Bukan Lagi Mimpi Asalkan Pakai Pupuk Perangsang Buah Ini! dan artikel lainnya di blog Gokomodo, ya!








