Sudah Tahu Apa Itu Precision Farming? Ini Penjelasan Selengkapnya

Cekaman lingkungan belakangan ini menjadi masalah yang cukup serius bagi para petani. Mulai dari kekeringan, suhu ekstrim, salinitas, hingga berkurangnya kualitas tanah sangat berdampak pada penurunan hasil panen – Apa Itu Smart Farming Jagung Digital? Ini Daftar Alat yang Bisa Digunakan
Jika dibiarkan secara berkepanjangan, kondisi tersebut tentu dapat berakibat pada pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional. Nah, untuk mengatasi permasalahan tersebut, precision farming hadir sebagai solusi untuk mengatasi cekaman lingkungan ini. Ingin tahu apa itu precision farming? berikut ulasan selengkapnya.

Definisi Precision Farming
Precision farming merupakan sistem manajemen pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan penggunaan sumber daya. Teknik pertanian ini dilakukan dengan mengurangi dampak yang merugikan terhadap lingkungan dengan memanfaatkan teknologi dan adanya kerjasama dalam menjalankannya.
Penerapan precision farming tidak hanya dapat meningkatkan hasil pertanian tetapi juga untuk mengurangi input. Termasuk jumlah dan waktu yang dibutuhkan dalam proses budidaya serta jumlah pupuk dan pestisida. Tentu dibutuhkan upaya untuk memaksimalkan teknik ini termasuk penggunaan teknologi yang tepat dan rencana yang jelas.
Manfaat Precision Farming
Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan saat menerapkan precision farming, berikut beberapa manfaat yang perlu kamu tahu:
Pemantauan Kondisi Real Time

Precision farming pada praktiknya menggunakan berbagai teknologi yang memungkinkan petani mendapatkan informasi mengenai kondisi real time di lahan pertanian. Informasi ini penting untuk membantu petani dalam mengambil keputusan sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi lingkungan tanpa perlu repot melakukan pemantauan secara manual.
Optimalisasi Penggunaan Sumber Daya
Penggunaan berbagai teknologi dalam precision farming selanjutnya juga dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Manfaat ini tidak hanya dirasakan oleh petani dalam hal pengurangan beban kerja dan waktu, tetapi juga terkait dengan modal. Pemanfaatan sumber daya yang maksimal tentu dapat menekan pengeluaran modal petani.
Peningkatan Produktivitas Tanaman
Tanaman yang memperoleh kebutuhan unsur hara dalam dosis yang tepat, penanganan hama dan penyakit yang cepat dan tepat, serta aliran irigasi yang baik tentu akan tumbuh dengan baik pula. Peningkatan produktivitas ini selanjutnya akan meningkatkan hasil panen sehingga keuntungan yang akan diperoleh petani pun akan bertambah pula.
Teknologi dalam Precision Farming
Yield Monitoring Technology
Teknologi dengan sistem monitoring ini dimanfaatkan untuk mencari informasi secara akurat terkait dengan kondisi lahan dan potensi ancaman. Data yang diperoleh selanjutnya akan langsung terkirim pada komputer untuk dianalisis sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
Autonomous Technology
Teknologi otomatis ini mencakup banyak hal yang dapat dikerjakan secara otomatis sehingga dapat mengurangi beban kerja dan sarana produksi. Apalagi dalam menggunakan teknologi serba otomatis ini, petani dapat memberikan pupuk, pestisida, maupun bahan lain dengan dosis dan waktu yang tepat.
Automatic Section Control System
Penggunaan teknologi otomatis selanjutnya membutuhkan dukungan perangkat lain berupa automatic section control system. Sistem ini merupakan sumber sekaligus penyimpan informasi manajemen pertanian sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya tumpang tindih areal dan efisiensi lapangan pun meningkat.
GPS Guidance Technology
GPS memungkinkan petani untuk mengetahui lebih rinci terkait informasi lahan sehingga dapat menentukan jenis tanaman, jarak, dan ketepatan letak antar jenis tanaman. Tidak hanya itu, adanya informasi dari GPS juga membantu petani mengetahui ketersediaan air dari sumber terdekat, topografi lahan, dan peta iklim.
Variable-Rate Technology
Variable-rate technology merupakan alat untuk membuat peta spesifik terkait sifat hara tanah. Informasi ini penting untuk menentukan dosis pupuk dan pestisida sehingga petani dapat mengaplikasikan pupuk maupun pestisida dengan lebih efisien. Tanaman juga akan mendapatkan suplai pupuk atau pestisida sesuai dengan kebutuhan secara aktual.
Ada banyak teknologi yang digunakan dalam penerapan precision farming membuat penerapan sistem ini dinilai lebih mahal. Namun tidak ada salahnya apabila kamu ingin mencoba mengaplikasikannya di lahan pertanianmu untuk merasakan manfaatnya. Jangan lupa kunjungi website Gokomodo untuk informasi penting dan menarik lainnya, ya!








