Diterbitkan 24 Apr 2024

Seputar Tanaman Bawang Merah Di Indonesia [Infografik]

Agri Edu
Tanaman Bawang Merah

Tanaman Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan salah satu tanaman semusim dan rempah-rempah yang sering digunakan untuk campuran masakan nusantara. Bawang merah tumbuh dengan membentuk rumpun dan dapat tumbuh tegak dengan tinggi hingga 40 meter. Tidak afdol rasanya membahas bawang merah tanpa tahu asal usulnya. Berikut ini klasifikasi bawang merah menurut ilmu biologi:

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Subdivisi : Angiospermae
  • Kelas : Monocotyledonae
  • Ordo : Liliales
  • Famili : Liliaceae
  • Genus : Allium
  • Spesies : Allium ascalonicum L.
Sumber: The Old Farmer’s Almanac

Secara kasat mata, bawang merah terlihat akar, umbi, dan daunnya saja. Apakah benar demikian? Umumya tanaman bawang merah terdiri dari akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Detail tentang bagian  tanaman bawang merah dapat disimak pada pembahasan berikut ini.

Bagian Tubuh Bawang Merah

Apa yang kamu lihat dari tanaman bawang kali ini bisa dipastikan salah. Mungkin masih banyak yang belum tahu bagian-bagian tanaman bawang merah. Jangan risau, kali ini Gokomodo akan bahas lebih jelas tentang bagian-bagian tubuh mulai dari akar hingga buah atau umbinya. 

Sistem perakaran

Bawang merah memiliki sistem perakaran serabut. Akar bawang merah terletak cukup dangkal antara 15-20 cm di dalam tanah. Akarnya juga bercabang terpencar. Ukuran akar bawang merah berkisar antara 2-5 mm.

Batang

Batang pada bawang merah termasuk batang sejati atau discus. Batangnya berbentuk seperti cakram, tipis, dan pendek. Batang sejati menjadi tempat pelekatan akar dan mata tunas. Di atas batang sejati terdapat batang semu. Batang semu tersusun dari pelepah daun dan batang yang. Batang semu ini berubah bentuk dan fungsi saat di dalam tanah menjadi umbi lapis yang berupa bawang merah itu sendiri.

Daun

Bawang merah juga memiliki daunyang digunakan untuk penyedap rasa pada masakan. Setelah diamati, daun bawang merah memiliki bentuk bulat menyerupai pipa, relatif panjang1 sekitar 15-40 cm, dan runcing pada bagian ujungnya. Biasanya daun berwarna hijau tua atau hijau muda. Sama dengan daun lainnya, daun bawang merah juga berfungsi sebagai tempat fotosintesis dan respirasi.

Umbi atau Buah

Nah, inilah bagian yang paling penting dari pembahasan bagian tubuh bawang merah. Bagian yang sering dan banyak dipakai  yaitu umbi bawang merah. Umbi bawang merah berbentuk umbi lapis yang terdiri dari sisik daun dan kuncup. Sisik daun merupakan tempat penyedia cadangan makanan saat proses pertumbuhan berlangsung. Sedangkan kuncup umbi menghasilkan titik tumbuh yang kemudian menghasilkan umbi baru. Itulah mengapa kita dapat menanam bawang merah hanya menggunakan umbinya saja. Ingin tahu cara menanam bawang merah dengan umbinya? Coba deh baca artikel Sukses Besar! Tips Membuat Bibit Bawang Merah Unggul.

Bunga

Walau jarang nampak, ternyata bawang merah juga memiliki bunga, lho. Bunga bawang merah merupakan bunga sempurna, yang artinya memiliku semua bagian bunga seperti mahkota bunga, kelopak bunga, putik, dan benang sari. Setiap kuntum bunganya terdiri dari enam daun bunga putih dan enam benang sari berwarna kehijauan. 

Biji

Umbi dan biji merupakan dua hal yang berbeda. Karena bawang merah memiliki akar serabut dan berasal dari kelas Monocotyledonae, maka biji bawang merah termasuk biji berkeping tunggal. Biji bawang merah berbentuk menyerupai kubah yang terdiri dari tiga bagian dan masing-masing bagian memiliki bakal biji. Pada bawang merah, biji terletak di dalam umbinya dan berbentuk pipih berukuran kecil. 

Mungkin masih ada yang berfikiran bawang merah hanya terdiri dari akar, umbi, dan daunnya saja. Ternyata setelah dikupas dalam artikel ini, bawang merah terdiri dari beberapa bagian sama halnya tanaman lainnya. Kamu juga bisa menambah wawasan dengan mempelajari tanaman favoritmu di blog Gokomodo. Selamat belajar!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin